Juni 25, 2022

BPKPD MALAKA

PEMERINTAH DAERAH KAB. MALAKA

Fraksi di DPRD Malaka Terima RAPBD, APBD Malaka 2022 Turun Drastis

Rapat Paripurna DPRD Malaka dengan agenda pendapat akhir fraksi terhadap RAPBD Malaka tentang APBD Tahun Anggaran 2022, Selasa (30/11/2021)

POS-KUPANG.COM, BETUN–Rapat Paripurna DPRD Malaka dengan agenda pendapat akhir fraksi terhadap RAPBD Malaka tentang APBD Tahun Anggaran 2022 berjalan aman dan lancar.

Sebanyak 6 fraksi yakni Fraksi Golkar, Fraksi PDIP, Fraksi NasDem, Fraksi Gerindra, Fraksi Malaka Sejahtera dan Fraksi PKB menyatakan sikap menerima RAPBD 2022 dikonsultasikan dan ditetapkan menjadi APBD 2022.

Dalam RAPBD Malaka Tahun Anggaran (TA) 2022 total APBD sebesar Rp 814 Miliar lebih atau turun drastis dari APBD Malaka TA 2021 sebesar Rp 889 Miliar lebih. Total Penerimaan Rp 814 Miliar ini dengan total Belanja Rp 837 Miliar lebih maka terdapat defisit Rp 22.689.103.132 dan estimasi silpa nol.

Disaksikan Pos-Kupang di Gedung DPRD Malaka, Selasa (30/11/2021), rapat paripurna dipimpin Wakil Ketua I, Devi Hermin Ndolu didampingi Wakil Ketua II, Hendrik Fahik. Hadir juga Sekda Malaka, Donatus Bere, S.H bersama pimpinan OPD dan anggota Dewan.

Juru bicara Badan Anggaran DPRD Malaka, Fredirikus Seran dalam laporannya menyampaikan mendukung Ranperda yang diajukan pemda untuk dibahas lebih lanjut terkait RAPBD Malaka 2022. Namun ada beberapa catatan pada konsiderens yang perlu diperbaharui sebelum ditetapkan menjadi Perda APBD.

Sementara pada penyampaian pendapat akhir fraksi mulai dari Fraksi Golkar yang disampaikan, Maria Fatima Seuk Kain menyampaikan terima kasih buat Tim TAPD pemda dan banggar. Fraksinya menerima RAPBD untuk dikonsultasikan dan ditetapkan.

Laporan Fraksi PDIP yang dibacakan , Ronaldo Asyuri juga menerima, Fraksi NasDem dibacakan, Frederikus Seran merima RAPBD. Fraksi Gerindra dibacakan, Fransiskus Xaverius Taolin menyatakan menerima.

Laporan Fraksi Malaka Sejahtera disampaikan juru bicara, Martinus Nahak. Tetapi fraksi ini memberi
catatan, bahwa setelah penetapan APBD Malaka 2022 diharapkan pemda segera percepat proses pelelangan.

Juga diusulkan agar Pemda membuat perda retribusi menara telkom dan larangan pembuangan sampah plastik karena ini sudah diterapkan di Kupang dan Badung, Bali.

Juga perlu perda yang mengatur karcis parkir kendaraan di terminal dan usulan hotmix jalan di Talimetan karena akses ke Kabupaten TTU. Sedangkan laporan Fraksi PKB disampaikan juru bicara, Anton Un menerima RAPBD untuk dibahas lebih lanjut.

Devi Hermin Ndolu sebelum mengesahkan pendapat fraksi-fraksi terhadap RAPBD Malaka tentang APBD Tahun Anggaran 2022 menegaskan, semua fraksi menerima RAPBD TA 2022.

Devi menandaskan bahwa dalam RAPBD Malaka Tahun Anggaran (TA) 2022 total APBD sebesar Rp 814 Miliar lebih atau turun dari APBD Malaka TA 2021 sebesar Rp 889 Miliar lebih. Total Penerimaan Rp 814 Miliar ini dengan total Belanja Rp 837 Miliar lebih dan terdapat defisit Rp 22.689.103.132, estimasi silpa nol.(*)

Sumber : https://kupang.tribunnews.com/2021/11/30/fraksi-di-dprd-malaka-terima-rapbd-apbd-malaka-2022-turun-drastis.